ALLAH TUHAN YANG MAHA KUASA MENGAJAR MATEMATIKA MELALUI SEPULUH JARI TANGAN MANUSIA
Oleh: Guntur Sumilih, M.App.Sc.
Widyaiswara Matematika LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan)
Jawa Timur di Surabaya
Tim MMI (Motivator Matematika Indonesia)
PENGANTAR
Satu upaya yang telah sering kami lakukan sebagai Widyaiswara Matematika LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Timur, sekaligus sebagai Tim MMI (Motivator Matematika Indonesia) dalam membentuk manusia Indonesia (khususnya siswa/Generasi Muda) agar menjadi MANUSIA UNGGUL, mulai akhir Januari 2008 telah kami sebarkan virus “MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN” ke pikiran bawah sadar seluruh bangsa Indonesia, terutama para Generasi Muda, dengan tujuan agar di abad 21 ini makin banyak manusia Indonesia yang menyenangi, (dan kemudian dapat diandalkan) kompetensi Matematikanya di tingkat internasional. Satu caranya adalah menunjukkan bahwa, dalam anggota tubuh (khususnya sepuluh jari di tangan kiri, dan tangan kanan) dapat dikenali matematika yang indah, mudah, dan menyenangkan.
Berdasar hasil kajian terhadap realitas di lingkungan masyarakat Indonesia (bahkan di luar Indonesia) :
a. Masih banyak manusia di bumi (termasuk di bumi tercinta Indonesia) ini yang belum mengetahui bahwa ALLAH Yang Maha Kuasa membelajarkan manusia melalui Kitab Suci Al-Qur’an (terutama dapat dijumpai pada 5 (lima) ayat pertama dari 19 ayat Surat ke-96 AL ‘ALAQ/Segumpal Darah, yang artinya “1. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. 2.DIA telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Baca- lah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, 4. yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam (ALLAH mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca), 5. DIA mengajarkan kepada manusia, apa-apa yang tidak diketahuinya, (dan juga melalui anggota tubuh manusia itu sendiri.) (Kerajaan Saudi Arabia, 2005, halaman 1079)
b. Bertolak dari Hadits Rasulullaah Muhammad SAW, “Man arofa nafsahu, faqod arofa Robbahu, yang artinya: “Barang siapa mau mengenal dirinya, maka dia akan makin mengenal Tuhannya”, secara harfiah, boleh diartikan ”Barang siapa yang mau introspeksi diri (mengkaji/meneliti anggota tubuhnya), maka manusia itu akan makin beriman kepada ALLAH SWT, karena makin tahu fungsi anggota tubuhnya “
MATEMATIKA YANG DAPAT DIPELAJARI DI DUA TANGAN MANUSIA
Berikut ini diulas beberapa materi Matematika yang dapat dilihat, dan dipraktikkan melalui sepuluh jari tangan.
PERKALIAN SEPULUH BILANGAN ASLI PERTAMA DENGAN 9 (Yangdi, Yasin & Sumilih, Guntur 2008, halaman 13, 15-16)
a. Posisi tangan tengadah ke atas seperti saat berdo’a kepada ALLAH SWT
b. Sepuluh jari-jari tangan kita beri nomor urut 1, 2, 3, 4, …, dari arah kiri ke kanan (karena manusia di atas permukaan bumi, termasuk bangsa Indonesia, dan bangsa Arab membaca bilangan dari arah kiri ke kanan)
1 = jari jempol kiri 6 = jari kelingking kanan
2 = jari telunjuk kiri 7 = jari manis kanan
3 = jari tengah kiri 8 = jari tengah kanan
4 = jari manis kiri 9 = jari telunjuk kanan
5 = jari kelingking kiri 10 = jari jempol kanan
1 X 9 = 09 Tekuklah jari jempol kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, tidak ada jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 9 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 1 dan 9, hasilnya 9
2 X 9 = 18 Tekuklah jari telunjuk kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, ada 1 jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 8 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 2 dan 9, hasilnya 18
3 X 9 = 27 Tekuklah jari tengah kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, ada 2 jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 7 jari tegak, hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 3 dan 9, hasilnya 27
4 X 9 = 36 Tekuklah jari manis kiri, tampak bahwa di sebelah kiri jari yang ditekuk, ada 3 jari yang tegak, sedangkan di sebelah kanan jari yang ditekuk ada 6 jari tegak,hal itu menunjukkan bahwa perkalian antara 4 dan 9, hasilnya 36
5 X 9 = 45 – dan seterusnya, sampai dengan 10 X 9 -
6 X 9 = 54
7 X 9 = 63
8 X 9 = 72
9 X 9 = 81
10 X 9 = 90
Mengapa Perlu Dibahas?:
- Masih banyak siswa (bahkan guru Matematika, atau bangsa Indonesia) yang belum mengetahui pola/keindahan pada hasil perkalian dua bilangan tertentu.
Bagaimana Caranya?:
a. Beri kesempatan siswa untuk mendemonstrasikan perkalian sepuluh bilangan Asli yang pertama, dengan 9. untuk menunjukkan pola hasil perkaliannya, dihubungkan dengan jumlah jari-jari yang tegak di sebelah kiri, dan yang tegak di sebelah kanan.
b. Beri kesempatan siswa untuk memanfaatkan sepuluh angka yang kita miliki (dari 0 s.d. 9)
Apa Keuntungannya bagi Pendidikan di Indonesia?:
a. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang mengetahui rahasia / pola pada perkalian sepuluh bilangan Asli pertama dengan 9, yaitu:
i). Tulislah semua sepuluh angka yang kita miliki ( 0 s.d. 9) berurutan dari arah atas ke bawah
ii). Tulislah lagi semua angka yang kita miliki (0 s.d. 9) berurutan dari arah bawah ke atas
b. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang termotivasi (TIDAK LAGI TAKUT TERHADAP MATEMATIKA), tetapi mereka makin ingin mempelajari matematika, karena MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN
2. PERKALIAN BILANGAN DUA ANGKA ps dengan 9, DALAM KONDISI p < s, p adalah angka puluhan, dan s adalah angka satuan, MENGGUNAKAN SEPULUH JARI DI TANGAN (Sumilih, Guntur 2007, halaman 11)
Prosedur:
a. Posisi tangan tengadah ke atas seperti saat berdo’a kepada ALLAAH SWT
b. Sepuluh jari-jari tangan kita beri nomor urut 1, 2, 3, 4, …, dari arah kiri ke kanan (karena manusia di atas permukaan bumi, termasuk bangsa Indonesia, dan bangsa Arab membaca bilangan dari arah kiri ke kanan)
1 = jari jempol kiri 6 = jari kelingking kanan
2 = jari telunjuk kiri 7 = jari manis kanan
3 = jari tengah kiri 8 = jari tengah kanan
4 = jari manis kiri 9 = jari telunjuk kanan
5 = jari kelingking kiri 10 = jari jempol kanan
27 X 9 = 2 4 3 a. Gabungkan 2 (dua) jari dari sebelah kiri; b. Tekuklah jari nomor 7; c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 2 di kelompok sebelah kiri, 4 di tengah, dan 3 di sebelah kanan
46 X 9 = 4 1 4 a. Gabungkan 4 (empat) jari dari sebelah kiri; b. Tekuklah jari nomor 6; c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 4 di kelompok sebelah kiri, 1 di tengah, dan 4 di sebelah kanan
59 X 9 = 5 3 1 a. Gabungkan 5 (lima) jari dari sebelah kiri; b. Tekuklah jari nomor 9; c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 5 di kelompok sebelah kiri, 3 di tengah, dan 1 di sebelah kanan
68 X 9 = 6 1 2 a. Gabungkan 6 (enam) jari dari sebelah kiri; b. Tekuklah jari nomor 8; c. Hasil perkaliannya tampak pada jari-jari yang tegak: 6 di kelompok sebelah kiri, 1 di tengah, dan 2 di sebelah kanan
Mengapa Perlu Diulas?:
- Masih banyak siswa (bahkan guru Matematika, atau bangsa Indonesia)yang belum tahu keindahan dari hasil operasi perkalian menggunakan sepuluh jari-jari tangan.
Bagaimana Caranya?:
- Beri kesempatan siswa untuk mendemonstrasikan paling sedikit 4 (empat) perkalian bilangan dua angka dengan 9, yang berbentuk:
ps X 9, dalam kondisi p < s, p: angka puluhan, s : angka satuan
- Beri kesempatan mereka untuk memperhatikan, kemudian mengambil kesimpulan tentang hasil perkaliannya, dihubungkan dengan banyak jari-jari di kelompok sebelah kiri, di tengah, dan di sebelah kanan jari yang ditekuk
Apa Keuntungannya bagi Pendidikan di Indonesia?:
a. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang mengetahui/mengenal (dan memahami) rahasia hasil perkalian bilangan dua angka berbentuk ps X 9,dalam kondisi ps X 9, p: angka puluhan, s : angka satuan:
i). Jumlah semua bilangan pada angka ratusan, angka puluhan, dan pada angka satuan adalah 9
ii). Sembilan jari-jari tegak terpisah menjadi tiga bagian.
b. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang termotivasi (TIDAK LAGI TAKUT TERHADAP MATEMATIKA), tetapi mereka ingin mempelajari pola operasi bilangan lainnya yang memiliki ciri khusus, dan secara umum akan makin ingin mempelajari matematika, karena makin tahu bahwa MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN
MATEMATIKA MUDAH, INDAH, DAN MENYENANGKAN MELALUI URUTAN OPERASI/KEGIATAN TERTENTU
1. KODE N – U (Sumilih, Guntur. 2007, halaman 17)
Prosedur untuk Mengoperasikannya:
Beri kesempatan siswa/ siapa pun yang bersua dengan kita, untuk melakukan kegiatan berikut, secara berurutan:
| Uraian | Tempat Mengerjakan |
| a. Tulislah Nomor rumah Anda | a. |
| b. Kalikan dengan 2 | b. |
| c. Tambahlah dengan 5 | c. |
| d. Kalikan dengan 50 | d. |
| e. Tambahlah bilangan banyak hari pada tahun Kabisat | e. |
| f. Tambahlah dengan Usia Anda | f. |
| g. Kurangilah dengan BILANGAN PALIN-DROMIK 616 (bilangan yang nilainya tetap sama jika ditulis dari arah kiri, maupun dari kanan) | g. |
| h. Tulislah hasil akhir Anda | h. |
| i. Apa yang dapat Anda simpulkan? | i. |
Mengapa Perlu Dikenalkan?:
- Untuk menunjukkan bahwa, dengan menggunakan operasi matematika tertentu, seseorang dapat mengetahui Nomor,rumah, dan Usia orang lain yang diminta melakukan operasi tertentu itu
Bagaimana Caranya?:
- Beri kesempatan seseorang untuk melengkapi kolom kanan dari tabel di atas, dan kemudian mau dengan jujur mengatakan hasil akhir yang ditemukannya.
- Segera, beberapa detik setelah seseorang tadi mengatakan hasil akhirnya, saya dapat menebak Nomor rumah, dan Usia orang itu.
Apa Keuntungannya bagi Pendidikan di Indonesia?:
a. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang mengetahui/mengenal (dan memahami) rahasia hasil urutan operasi ajaib yang dapat digunakan untuk menerka Nomor rumah dan Usia seseorang:
i). Bilangan dua angka terakhir, merupakan Usia orang yang kita temui, yang telah mau mengoperasi- kan kegiatan pada Lembar Kerja yang disiapkan.
ii). Bilangan beberapa angka di depan, merupakan Nomor rumah orang itu.
b. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang termotivasi (TIDAK LAGI TAKUT TERHADAP MATEMATIKA), tetapi mereka ingin mempelajari pola urutan operasi ajaib tertentu lainnya yang dapat digunakan untukmenerka sesuatu milik seseorang, dan secara umum akan makin ingin mempelajari matematika, karena makin tahu bahwa MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN
2, RAHASIA T-B (Sumilih, Guntur. 2007, halaman 19)
Prosedur untuk Mengoperasikan:
Beri kesempatan siswa/ siapa pun yang bersua dengan kita, untuk melakukan kegiatan berikut, secara berurutan:
| Uraian | Tempat Mengerjakan |
| a. Tulislah Tanggal. dan Bulan lahir Anda dalam bentuk 4 (empat angka) | a. |
| b. Tambah dengan 17 | b. |
| c. Kalikan 3 | c. |
| d. Tambah dengan 49 | d. |
| e. Kurangi dengan bilangan pada langkah a. | e. |
| f. Kurangi dengan 80 | f. |
| g. Tulislah hasil akhir Anda | g. |
| h. Apa yang dapat Anda simpulkan? | h. |
Mengapa Perlu Dikenalkan?:
- Untuk menunjukkan bahwa, dengan menggunakan operasi matematika tertentu, seseorang dapat mengetahui Tanggal, dan Bulan lahir seseorang yang diminta melakukan operasi tertentu itu
Bagaimana Caranya?:
- Beri kesempatan siswa/seseorang untuk melengkapi kolom kanan dari tabel di atas,
- Kemudian, siswa/seseorang itu mau dengan jujur mengatakan hasil akhir yang ditemukannya.
- Segera, beberapa detik setelah seseorang tadi mengatakan hasil akhirnya, saya dapat menebak Tanggal, dan Bulan lahir orang yang mau melakukan urutan operasi, dan dengan jujur mengatakan hasil akhirnya.
Apa Keuntungannya bagi Pendidikan di Indonesia?:
a. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang mengetahui/mengenal (dan memahami) rahasia hasil urutan operasi ajaib yang dapat digunakan untuk menerka Tanggal dan Bulan lahir seseorang:
i). Kurangilah bilangan hasil akhir yang dikatakan, dengan 20.
ii). Bagilah bilangan yang tersisa dengan 2
iii). Bilangan hasil pada langkah ii). merupakan kode TANGGAL, dan kode BULAN siswa/orang yang kita temui.
b. Makin banyak siswa di Indonesia (bahkan jika perlu di seluruh dunia) yang termotivasi (TIDAK LAGI TAKUT TERHADAP MATEMATIKA), tetapi mereka ingin mempelajari pola urutan kegiatan/operasi tertentu lainnya yang dapat digunakan untuk menerka TANGGAL, dan BULAN lahir seseorang, dan secara umum akan makin ingin mempelajari matematika, karena makin tahu bahwa MATEMATIKA ITU INDAH, MUDAH, DAN MENYENANGKAN.
PENUTUP
Demikian, MATEMATIKA ITU MUDAH, INDAH, DAN MENYENANGKAN, yang diulas saat ini, semoga dapat ketemu lagi dengan bahasan lain yang lebih menarik. Insya ALLAH.
DAFTAR PUSTAKA
Kerajaan Saudi Arabia. 2005. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Medinah Al-Munawwarah: Al Mush-haf Asy-Syarif
Sumilih, Guntur. 2007. Materi Bahan Diskusi Tim MMI(Motivator Matematika Indonesia). Surabaya: LPMP Jawa Timur
Yangdi, Yasin. & Sumilih, Guntur. 2008. Perkalian Jari-Jari Praktis. Pasuruan: A-niate Publishing.
Explore posts in the same categories: Matematika Re-Kreasi
Februari 9, 2010 pada 9:16 am
Setuju Pak dengan prinsip-prinsip menghitung menggunakan media alami. Seperti jari tangan.
(Guru SMP 1 Gandusari Blitar)
Februari 17, 2010 pada 7:56 am
Terima kasih Pak Gunawan Susilo atas komentarnya.
Jika Bapak punya keinginan agar saya menapilkan materi tertentu, mohon dikemukakan di web ini. Insya ALLAH akan saya carikan kelengkapannya.
Once again thanks a lot, see you next time.
Februari 18, 2010 pada 9:25 am
aSwRwB.
trima kasih Pak GUNawan SUsilo atas komentarnya.
Jika Anda punya keinginan agar saya memuat MATERI TERTENTU, silakan mnuliskan ide2 Anda di web ini.
once again thaks a lot, see you next time.
Mei 15, 2010 pada 11:57 pm
Pak Guntur, bila diperkenankan saya akan mengaitkan blok smp 1 gandusari ke blok ini dengan harapan agar warga di sekolah kami dapat ikut menikmati tulisan-tulisan Bapak.
Maaf dan Trima Kasih Pak.
Juni 3, 2010 pada 11:45 am
trima kasih P Gunawan ats ide mengaitkan web-site sy ke warga SMPN 1 Gandusari. jg hubungkan dg web-site kemenakan sy alumni SMAN 1 Jember, Adam Badra Cahaya peraih medali emas Olimpiade Fisika Internasional, yg skrg dpt beasiswa program DOKTOR di TOHOKU UNIVERSITY JAPAN, http://www.adambadracahaya.co.cc
thanks a lot, see you soon.
GUN-T-U-R S-U-M-I-LIH
Mei 8, 2010 pada 10:36 am
mgmp magetan
Juli 23, 2011 pada 12:22 pm
sy tunggu saran, ide Anda untuk perbaikan, pembenahan, penambahan materi MIM (Matematika Indah Menyenangkan).
terima kasih
Juni 13, 2010 pada 11:15 am
assalamualaikum wr. wb
bagaimana kabarnya bapak? allhamdulillah berkat bimbingan bapak saya masuk nominasi 5 besar gupres TK 2010……………..
Juni 10, 2011 pada 2:54 pm
Bagaimana hasilnya, setelah masuk lima besar GUPRES TK 2010?
Sekarang ada seleksi GUPRES 2011 SE JATIM DI HOTEL PURNAMA BATU.
Desember 1, 2010 pada 10:48 am
alhamdullilah kita dapat ilmu
Oktober 24, 2011 pada 1:08 pm
Terima kasih Mas Djodi Ngatpono atas perasaan mendapat ilmu dr website sy. Tolong sebutkan beberapa MATERI yg Anda inginkan utk diketahui lebih lanjut. Once again thanks a lot, see you soon.
Januari 11, 2011 pada 10:15 pm
Kalau 31 x 9, melipat jarinya bagaimana Pak Guntur?
Februari 26, 2011 pada 4:03 pm
Pak Henri Yuli H yth,
Perkalian yg dpt diragakan dengan sepuluh jari adalah jika p<s, angka puluhan kurang dari angka satuan.
Thanks a lot, see you in other discussion.
Juni 10, 2011 pada 2:46 pm
TIDAK USAH PAKAI JARI, KARENA LANGSUNG TAHU HASILNYA 279.
karena tidak memenuhi syarat p < s angka puluhan KURANG DARI angka satuan, tidak dapat diragakan dengan JARI-JARI.
Thanks a lot. See you soon.
Maret 13, 2011 pada 7:08 am
ini dari yang ikut diklat di SMPN 2 Pamekasan kemaren, Terimakasih medianya pak… saya tunggu media pembelajaran matematika yang baru pak lagi pak.
September 8, 2011 pada 11:52 am
Trimaksih P Ahmad Sarbini ats kunjungannya. Tolomg sebutkan materi/media pembelajaran yg Anda inginkan utk dimuat pd web ini. Once again thanks a lot. See you next time in other activities.
Juni 7, 2011 pada 11:21 am
Pak di kelas saya ada yang berkebutuhan khusus yaitu jarinya ada 3 dan 4 gimana ya Pak?
Oktober 21, 2011 pada 12:49 pm
Untuk jari yg tidak ada GANTIKAN DENGAN BATANG KAYU ATAU PLASTIK SEDOTAN MINUM. Kemudian perlakukan seperti ATURAN YG ADA. Thanks a lot, see you later.
Juni 17, 2011 pada 3:01 pm
Mas Henri Yuli yth. Karena p=3, s=1, maka tdk memenuhi syarat p<s, sehingga tdk perlu diragakan dgn 10JARI. HASILNYA MUDAH 279. Terima kasih, sampai ketemu lagi di lain diskusi.
Juni 17, 2011 pada 3:04 pm
Mas Henri Yuli yth. Karena p=3, s=1, maka tdk memenuhi syarat p<s, maka tdk perlu diragakan dgn 10JARI TANGAN. Hasilnya mudah, 279. Terima kasih, sampai ketemu di lain diskusi.
Juni 22, 2011 pada 9:16 am
Subhanallah. Smoga Pak Guntur selalu di anugerahi kesehatan dan umur panjang agar senantiasa ikut berjuang memajukan pendidikan Indonesia. Amien.
September 8, 2011 pada 12:01 pm
Trimaksih P Prast Ismanto ats kunjungan n doanya agr saya bisa berjuang utk memajukan pendidikan di Indonesia, khususnya Matematika agr jadi MaPel yg disenangi oleh bangsa Indonesia mulai tingkat PLAYGROUP/PAUD s.d. tingkat DOKTOR. Tolong tuliskan beberapa Materi/Media/Metode yg ingin Anda ketahui dari web ini. Once again thanks a lot. See you next time in other activities.